-- CHIA IE SPREY ONLINE STORE --
Untuk Mempermudah Komunikasi Add PIN BBM 79d97589 Dan 75fe176e ONLINE STORE "KLIK DISINI" . Untuk Sementara Kami Hanya Melayani Pelanggan Di Pulau Bali dan Lombok Saja, FORMULIR BELANJA ..... "KLIK DISINI"__________________________________________________ )

Jumat, 29 Maret 2013

TOGA - Khasiat, Manfaat dan Penggunaan KEMUNING - MURRAYA PANICULATA Sebagai Obat Herbal.

Women and Mom dalam bahasa Bali, Kemuning disebut dengan nama KUNING, tanaman ini sangat bermanfaat daunnya sebagai obat disentri. penjelasannya sebagai berikut.
DESKRIPSI.
Kemuning (Murraya paniculata) atau nama sinonimnya Murraya exotica L.; Murraya banati Elm; Chalas paniculata, merupakan tumbuhan tropis yang dapat mencapai tinggi 7 meter dan berbunga sepanjang tahun. Daunnya seperti daun jeruk, cuma berukuran lebih kecil, sering digunakan sebagai tumbuhan hias atau tumbuhan pagar. Bunganya terminal dan harum, petal 12-18 mm, panjang, putih. Buahnya akan berwarna merah sampai oranye jika sudah matang.

Kemuning merupakan salah satu tumbuhan yang ditanam di halaman Rumah Gadang di Minangkabau, yang di dalam Pidato Pasambahan Rumah Gadang diungkapkan bahwa kamuniang untuak pautan kudo yang artinya kemuning untuk pautan kuda.
Kemuning biasa tumbuh disemak belukar, atau bisa menjadi tanaman hias. Kemuning memiliki rasa pedas, pahit, dan bersifat hangat.
Tanaman ini bisa tumbuh di mana saja, tidak membuthkan kelembaban tanah tertentu. Jadi anda bisa menanamnya di halaman rumah. Selain untuk tanaman obat, tentu juga sebagai hiasan dan pencegah banjir.
Bunga Kemuning wangi dan menenangkan. Wangi bunga kemuning bisa menghilangkan bau badan. Keringat menjadi wangi, kewanitaan wangi, bahkan urinpun tidak sebau orang-orang yang tidak mengkonsumsi Kemuning.
Apabila ditanam di dalam pot, tanaman ini bisa di letakkan di dalam ruangan. Pohon ini akan memberi rasa efek menenangkan. Kemuning dijadikan sebagai obat herbal sejak jaman dahulu. Dari daun, ranting, akar bahkan kulitnya pun bisa sebagai obat.
NAMA DAERAH
Minangkabau: kamuniang
Jawa : kamuning
Bali : kuning
Nusa Tenggara: kemuni (Bima), kemiuning (Sumba), sukik (Bread);
Sulawesi: kamuning (Manado), kamoni (Bare), kamuning (Napier), Palopo (Bugis);
Maluku: eschi (Wetar), fanasa (Aru), kamoni (Ambon)
KANDUNGAN KIMIA
Senyawa dari golongan kumarin yang berhasil diisolasi adalah murrmeranzin, isopropylidene murrangatin, murralonginal and pranferin. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam daun kemuning di antaranya methyl anthranilat, -caryophyllen, geramol, carene-3, eugenol, citronellol, methyl saUcy/ate, s-quaiazulena, osthol, peniculatin, ourniurrayin, bisabolene, dan cedinene. Bunga kemuning mengandung scopoletin. Buahnya mengandung semi-a-carotenon. Sementara kulitnya mengandung mexotionin, 5-7-dimethoxy-8-(2,3-dihydroxyisopentyl) coumarin.
SEBAGAI OBAT TRADISIONAL
Secara tradisional masyarakat Filipina dan Indonesia menggunakan daun kemuning untuk obat diare dan disentri. Kemuning memiliki khasiat pemati rasa, penenang, penghilang radang, rematik, tiroid, bengkak, pelancar peredaran darah, dan penghalus kulit.
Berikut khasiat kemuning untuk pengobatan beberapa penyakit, diantaranya:
  • Batu ginjal
  • Bisul
  • Hiad tidak teratur
  • Eksim
  • Infeksi saluran kencing
  • Keseleo
  • Obesitas
  • Memar
  • Keputihan
  • Kulit terasa kasar
  • Luka
  • Bisul
  • Radang buah zakar
  • radang otak
  • Rheumatik
  • Sakit pinggang
  • Tukak lambung
KEGUNAAN LAIN.
Masyarakat Minangkabau secara tradisional menggunakan akar kemuning untuk tangkai pisau atau ladiang (golok). Urat kemuning ini warnanya bagus dan liat, sehingga tidak mudah pecah jika digunakan. Kayu kemuning juga bisa digunakan untuk sempoa, tangkai kuas dan juga untuk tongkat.

Women and Mom, dengan penjelasan diatas, bertambah lagi hari ini pengetahuan kita tentang tanaman cantik yang multi fungsi, bisa sebagai tanaman hias, bisa juga sebagi obat herbal, semoga bermanfaat.
Web Reffrence/Source :

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar